- - - -
Jum'at, 19 Oktober 2018  
Sempena HUT Ke-19 Rohil
Batik Tulis Miskiyah Khas Pesisir Pasir Limau Kapas Dipamerkan

Advertorial Rohil - Wisman Sinaga - Senin, 01/10/2018 - 13:27:18 WIB
Bupati Rohil Suyatno, DPRD Riau, Siswadja Muljadi, Dandim Rohil Letkol Inf Didik Efendi,Kejari Rohil Wicaksono,Miskiyah pakai baju merah.
TERKAIT:

ROKAN HILIR--Kalau dibeberapa daerah di Indonesia mempunyai ciri khas kain batik tulis, di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau pun ada batik tulis khas pesisir yang berasal Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), namanya batik pesisir Miskiyah, ikut ditonjolkan dalam rangka bersempena HUT ke - 19 Rohil.

Hal ini dikatakan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, Siswadja Muljadi disaat menghadiri festival kenduri kerang di Bagansiapiapi, Minggu 30 September 2018.

Disebutkannya, malalui kegiatan reses dan sosialisasi pihaknya sebagai anggota DPRD Prov Riau tengah mencoba membawa kegiatan itu langsung ke masyarakat. "Saat ini di Kabupaten Rokan Hilir ada 18 tempat yang kita bina,"katanya.

Namun pihaknya tidak menampik bahwa tidak semua tempat itu eksis dan berkembang dan itu kembali kepada mereka sendiri, apakah mereka mau mengambangkan diri atau tidak. Menurutnya kalau mereka ingin mengembangkan diri mereka pasti akan teruskan kegiatan.

Lebih jauh,Siswadja menjelaskan, jika para pengerajin masih kurang paham dalam hal pembuatan dan tata cara pencucian hingga menyediakan bahan baku pihaknya siap membantu dan mengkoordinasikan sampai berhasil.

"Kita bersukur bahwa ibu Miskiyah yang memang paling awal kita berikan edukasi dan pelatihan dan mereka memang betul betul serius sehingga mereka bisa berkembang," kata Siswadja Muljadi sembari memuji.

Menurut hemat dia tampilan corak batik tulis khas pesisir Miskiyah sudah jauh berbeda dan betul betul mengakomodir apa yang ada di Rohil seperti corak pesisir yang meliputi hasil produksi daripada daerah pesisir seperti corak ikan, udang, kepiting, bintang laut, dan kerang dan lainnya.

Untuk mengakomodir itu semua pihaknya kini tengah mendorong para pengrajin untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual (HKI) ke Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). "Mudah mudahan dalam waktu dekat," katanya.

Menurutnya ada beberapa persyaratan yang mereka belum punya, untuk itu dirinya mendorong para pengrajin untuk membuat proposal dan diskripsi tentang produk apa saja dan apa saja yang mereka tuangkan didalam produk mereka, harus dijelaskan.

Ditambahkan, jika produk batik tulis khas pesisir Miskiyah itu nanti sudah terdaftar, orang lain tidak boleh pakai merek yang sama, dan Itu merupakan kebanggaan bersama bahwa Rokan Hilir punya ciri khas batik yang memang tidak dipunya orang lain di Indonesia, serta dapat membuka lapangan pekerjaan di Rohil.

"Kita berharap kepada pemerintah daerah mau menjadikan batik tulis ini menjadi seragam dinas di kantor khususnya di Pemkab Rokan Hilir.Kalau ini jadi,berarti ini bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Rokan Hilir,"imbuhnya.(wisman)

(49) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved