- - - -
Jum'at, 19 Oktober 2018  
Sukiman Akui Belum Terima Nama Wakil Bupati Rokan Hulu

Reportase Rohul - Karman - Senin, 24/09/2018 - 16:49:31 WIB

ROKAN HULU--Bupati Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengakui belum menerima nama calon wakil bupati yang akan mewakilinya hingga akhir jabatan yang diajukan oleh partai pengusung dalam pelaksanaan pemilihan bupati 2016 lalu.

Terkait kekosongan jabatan wakil bupati sukiman angkat biacara dimana dirinya telah meminta kepada 4 partai pengusung, agar masing-masing mengajukan 2 nama terbaiknya sebagai calon Wabup Rohul, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, dan Partai Hanura.

Sukiman mengaku pengisian posisi Wakil Bupati merupakan hal urgen,sesuai Undang Undang Nomor 10 tahun 2016 Tentang Pilkada disahkan Presiden Jokow Widodo pada 1 Juli 2016.

Hal penting diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 sendiri antara lain,partai politik (Parpol) dapat mendaftarkan pasangan calon Gubernur/ Wakil Gubernur,Bupati/ Wakil Bupati, dan Walikota/ Wakil Walikota merupakan Parpol yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Kita sesuai prosedur saja,"kata Bupati Sukiman usai melantik Abdul Haris S.Sos,M.Si sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul defenitif di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul,Pasirpangaraian,Senin (24/9/2018).

Ditanya sudah berapa partai pengusung yang mengajukan 2 nama sebagai calon Wabup Rohul, Sukiman‎ mengaku sampai hari ini belum ada yang mengajukan.

"Sementara ini belum, karena mungkin kegiatannya sibuk. Sekarang kan DPR (DPRD Rohul) menyiapkan untuk kampanye (Pemilu 2019), tiga atau empat bulan lagi,"ungkapnya.

Bupati Rohul Sukiman mengaku jabatan Wabup memang urgen dan harus diisi secepatnya. Namun ditanya apakah DPC Partai Gerindra Rohul yang diketuai dirinya sudah menyiapkan 2 nama calon Wabup Rohul, diakui Sukiman sedang diproses.

Bupati Rohul Sukiman mengatakan selama 4 partai pengusung menyampaikan 2 nama‎ calon, maka dirinya siap menyeleksi, serta mengajukan nama calon Wabup untuk dipilih anggota DPRD Kabupaten Rohul.

"Itu sudah aturannya kok. Kita ini selalu‎ berpedoman kepada aturan," pungkas Sukiman.

Sebelumnya mahasiswa telah melakukan Audensi dengan DPRD rohul terkait kekosongan jabatan wakil bupati, pasalnya kekosongan jabatan tersebut sudah lebih dari delapan bulan setelah Sukiman dilantik sebagai bupati Rohul defenitif.

Bahkan mahasiswa mengecam,jika kekosongan jabatan bupati tersebut tetap berlanjut akan melakukan unjuk rasa atau berdemo dengan tujuan mendesak bupati saat ini sesegera mungkin mengisi jabatan wakil bupati.


Menurut mahasiswa usai melakukan audensi dengan DPRD Rohul beberapa minggu lalu,sesuai undang – undang kekosongan jabatan wakil bupati Rohul sudah menyalahi atauran.(Ar)

(39) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved