- - - -
Jum'at, 19 Oktober 2018  
Dua Tokoh Pemuda Kampar Yuyun dan Ardo
Jadi Pembicara Seminar Kirab Pemuda 2018

Reportase Kampar - Hasbi - Sabtu, 22/09/2018 - 11:52:27 WIB

BANGKINANG KOTA,REPORTASERIAU.COM--Dua Tokoh Pemuda Kampar Yuyun Hidayat dan Rahmat Jevari Juniardo Jadi Pembicara di Seminar Kirab Pemuda 2018,Rabu (19/9/18) di Aula Komplek Kantor Bupati Kabupaten Kampar.

Selain memberikan paparan penjelasan juga dilakukan diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta yang membuat jalannya cara semakin semarak dan memberikan inspirasi bagi peserta kirab itu sendiri maupun tamu undangan dari kalangan Mahasiswa Universitas Pahlawan, STIE Bangkinang,Politeknik Kampar.

Kedua pemateri diantaranya Yuyun Hidayat M.sc sebagai pembicara mengangkat tema Digital Entrepreneur Mindset dengan memberikan ilmu dibidang kewirausahaan, dengan kewirausahaan kita akan mendapatkan nilai tambah dalam hal apapun.

"Sebelum menjadi enterpreneur yang utama adalah membersihkan hati. Saya mengajak teman - teman berfikir dan memiliki mental seperti enterpreneur, jangan mudah menyerah dan bisa melihat peluang dan mengarahkannya" ungkap Yuyun.

Intinya setiap potensi dalam diri harus kita gali dan kembangkan serta kita tingkatkan dengan memiliki ilmu pengetahuan, dengan ilmu kita dapat dengan mudah mewujudkan keinginan yang akan kita capai. Dalam berwirausaha kita harus kreatif dan inovatif serta berani dalam mengambil keputusan dan membuat terobosan.

Rahmat Jevary Juniardo B.sc dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indobesia (KNPI) Kabupaten Kampar selaku pembicara mengajak Pemuda yang hadir agar lebih mendalami semangat kebangsaan, agar Pemuda Bangsa Indonesia ini tetap menjaga persatuan dan saling merangkul dalam kebersamaan untuk membangun Indonesia kedepan.

"Kita pemuda adalah tulang punggung pembangunan bangsa Indonesia, letaknya berada di tangan kita. Kita yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan pembangunan dimasa depan, dari saat ini kita pikirkan caranya berjuang dan berbakti untuk Indonesia" ungkap Ardo.

“Seruangan orang pintar akan kalah dengan segenggam kekuasaan, tidak boleh apatis terhadap politik di negeri ini, kita tidak boleh buta terhadap politik Indonesia. Jangan golput dan tentukan dengan hati nurani, apabila orang baik tidak terjun ke politik maka orang jahatlah yang akan mengisinya,”tambah Ardo.

Selain memberikan paparan penjelasan juga dilakukan diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta yang membuat jalannya cara semakin semarak dan memberikan inspirasi bagi peserta kirab itu sendiri maupun tamu undangan dari kalangan Mahasiswa Universitas Pahlawan, STIE Bangkinang, Politeknik Kampar.(has)

(63) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved