- - - -
Kamis, 15 November 2018  
Sembilan Atlet NPC Rohul Terima Uang Pembinaan 2017

Olahraga - Karman - Kamis, 06/09/2018 - 14:36:52 WIB

ROKAN HULU--Sebanyak Sembilan atlet disabilitas di bawah naungan National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berprestasi menerima dana pembinaan dari Pemkab Rohul, Rabu (5/9/2018).

Dana pembinaan bersumber dari hibah APBD Rohul, sembilan atlet NPC Rohul berprestasi di ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov‎) Riau 2017 masing-masing menerima Rp 1 juta.

Penyerahan dana pembinaan di aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, dihadiri Kepala Disdikpora Rohul Ibnu Ulya diwakili Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Rohul Junneidi S.Pd‎, Anggota DPRD Rohul dari Fraksi PDI Perjuangan Yetni Jon Hendri, Ketua NPC Rohul Pius, dan para atlet NPC Rohul.

Anggota DPRD Rohul, Yetni Jon Hendri, (5/9/2018) mengatakan pembinaan atlet disabilitas sebenarnya‎ bukan hanya tanggung jawab NPC Rohul saja, namun tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah.

Apalagi, sambung pria yang akrab disapa Jon ini, dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan, bahwa semua masyarakat Indonesia punya hak sama.

Jon mengaku DPRD Rohul sendiri akan sangat mendukung soal untuk anggaran NPC Rohul, apalagi bantuan digunakan untuk pembinaan atlet disabilitas.

Kabid Pemuda Olahraga di Disdikpora Rohul, Johnnedi, (5/9) mengharapkan kekurangan dan keterbatasan tidak menjadi halangan untuk para atlet NPC Rohul untuk terus berprestasi, baik di tingkat provinsi, nasional, sampai internasional.

Johnnedi mengaku karena Sekolah Luar Biasa atau SLB sudah di bawah naungan Provinsi Riau, maka Disdikpora Kabupaten Rohul hanya bisa membantu organisasinya, apa saja yang bisa dibantu.

Meski demikian, Johnnedi mengatakan untuk bantuan Disdikpora Rohul tetap mengacu ketersediaan anggaran daerah.

"Yang penting kita mensupport kegiatan ini, karena ini kebanggaan Rokan Hulu‎," ujarnya.

Sementara Ketua NPC Rohul Pius, mengatakan ada 15 atlet NPC Rohul yang dikirim di Peparprov Riau tahun 2017 lalu, namun namun hanya 9 orang yang meraih prestasi, dengan perolehan medali 9 medali emas, 6 medali perak, dan 6 medali perunggu.

"Karena keadaan dana cukup minim maka kita ratakan. Sebenarnya‎ dalam prestasi ini harus ada rendah, yang meraih emas lebih besar tentunya,‎" jelas Pius.

Diakuinya, uang masing-masing Rp 1 juta diberikan kepada 9 atlet NPC Rohul berprestasi bukan bonus, hanya dana pembinaan, karena di tahun 2019 Provinsi Riau akan mengadakan Peparprov, untuk seleksi atlet menghadapi Pekan Paralympic Nasional (Peparnas‎) 2020 di Papua.
Pius menyampaikan sebagai penyambung lidah pengurus dan atlet NPC Rohul, ia mengharapkan agar pemerintah daerah ikut memperhatikan atlet NPC Rohul, sama halnya perhatian dengan atlet di bawah naungan KONI Rohul.

Ia mengungkapkan seperti tahun 2016 lalu, NPC Rohul tidak mendapatkan anggaran, karena adanya aturan baru dari pemerintah, hingga mereka tidak bisa menyewa kantor.

Namun di tahun 2017, NPC Rohul bisa mendapatkan‎ bantuan sebesar Rp 100 juta dari Pemkab Rohul. Bantuan hibah tersebut dipakai untuk pembinaan atlet, persiapan atlet, dan lainnya.

Membahas kantor, Pius mengaku mereka tidak sanggup lagi menyewa tempat. NPC Rohul pernah mengajukan ke Pemkab Rohul agar bisa memakai rumah dinas pejabat, tapi sampai sekarang belum ada jawaban.

Adanya saran dari anggota DPRD Rohul Yetni Jon Hendri, agar NPC Rohul mengajukan untuk bisa memakai kantor di sebelah Sekretariat KONI‎ Rohul, Pius sangat menyambut baik saran wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

"Kami sangat mendukung sekali. Kalau DPRD-nya sudah bicara begitu‎ ya udahlah, kalau kami dari NPC yang bicara tidak diindahkan,"ujar Pius dan mengaku soal penyandang disabilitas seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.(Ar).

(131) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved