- - - -
Sabtu, 22 09 2018  
Sidang PN Dumai
Penasihat Hukum Terdakwa Yanuar Hengky Tolak Tuntutan JPU

Reportase Dumai - Mulak Sinaga - Selasa, 21/08/2018 - 17:58:58 WIB

DUMAI,Reportase Riau.Com--Pada sidang lanjutan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Dumai Selasa ( 21/8/2018 ) Penasehat Hukum ( PH ) terdakwa kasus narkoba ( sabu sabu ),Yanuar Hengky Als Hengky Bin Azuar menyatakan menolak ( keberatan ) atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Dumai, Hengky Munte SH.

Adanya upaya penolakan akan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum itu di tuangkan oleh PH Derstiur Hasibuan SH dalam berkas Pledoi ( Pembelaan ) terdakwa Yanuar Hengky.

Dalam Pledoi terdakwa Yanuar Hengky yang dibacakan Penasehat Hukum Terdakwa, Derstiur Hasibuan SH menyebutkan bahwa dakwaan Pasal 114 Ayat ( 2 ) Jo Pasal 132 ( 1 ) dan tuntutan 11 tahun subsider denda 1 Miliar yang ditujukan/ alamatkan oleh JPU Hengky Munte SH terhadap terdakwa Yanuar Hengky Alias Hengky Bin Azuardi tidak berdasarkan pakta otentik yang terjadi di lapangan.Dengan demikian melanggar aturan perundang undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dasar adanya dugaan pelanggaran tersebut menurut isi pledoi pengacara Derstiur Hasibuan SH, sehubungan dengan keterangan saksi dari Badan Narkotika Nasional Kota Dumai dan saksi terdakwa yang menyebutkan kalau sebelum penangkapan, pihak BNN kota Dumai melakukan penyamaran sebagai warga biasa meminta tolong kepada Yanuar Hengky untuk mencarikan orang ( bandar ) yang menjual barang haram ( Narkoba )

Namun setelah saksi terdakwa menemukan orang atau terdakwa II d bernama Bakri,pihak BNN yang melakukan penyergapan ketika itu langsung menangkap dan menahan kedua terdakwa ( Yanuar Hengky dan Bakri ).Sementara barang haram ( narkoba jenis sabu sabu ) sebanyak 500,65 Gram itu menurut isi Pledoi Derstiur Hasibuan SH di peroleh/ didapati pihak BNN Kota Dumai dari tangan terdakwa Bakri.

Dengan demikian menurut Pledoi terdakwa Yanuar Hengky, Majelis Hakim sudah seharusnya jeli dan berlaku adil di dalam menangani dan menjatuhkan vonis kepada terdakwa Yanuar Hengky.

"Karena tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Hengky Munte SH telah kami anggap mengabaikan dan melanggar Pasal 185 Ayat ( 6 ) KUHAP. Maka, sudah sepantasnya Yanuar Hengky di bebaskan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Dumai di nyatakan tidak sesuai fakta di lapangan dan persidangan,ā€¯terangnya.

Disela berakhirnya jalannya persidangan, Selasa ( 21/08/18 ), Ketua Majelis, Dr Agus Rusianto SH MH meminta tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum.

"Dikarenakan, Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara ini menyatakan tetap dalam tuntutannya dan mengatakan akan membuat tanggapan atas pledoi terdakwa.Maka sidang kita lanjutkan kembali Selasa ( 28/08/18 ) mendatang,"ujar Ketua Pengadilan Negeri Kls I A Dumai, Dr Agus Rusianto SH MH.( Mulak Sinaga )

(179) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri replica watches replica rolex watches
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved