- - - -
Jum'at, 19 Oktober 2018  
Perkara Narkoba Disidang PN Dumai
Dua Terdakwa Dituntut 11 Tahun, JPU Ditekan BNN Merebak

Reportase Dumai - Mulak Sinaga - Selasa, 14/08/2018 - 17:22:02 WIB

DUMAI,Reportase Riau.Com –Pada 7 Agustus 2018 lalu,JPU Hengky Munte SH menuntut dua terdakwa kasus TP Narkoba yakni Hengky dan Bakri dengan 11 Tahun penjara di Sidang PN Dumai.

Persidangan berjalan aman dan lancar.Namun usai sidang berbagai isu miring dialamatkan warga terhadap JPU terkait tuntuntan tersebut.

Isu itu diantaranya menyebutkan bahwa berat tuntuntan hukuman terhadap dua terdakwa karena disinyalir warga ada tekanan kepada JPU dari Badan Narkotika Nasional ( BNN ).

Munculnya isu bermula akibat adanya nyanyian salah seorang oknum keluarga terdakwa kepada sejumlah warga dan salah seorang tokoh LSM yang menyebutkan kalau terdakwa satu ( Hengky ) dan terdakwa II ( Bakri ) di duga sengaja di jebak oleh pihak oknum Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Dumai.

Kalimat ‘jebakan’ tersebut membuat sejumlah warga dan tokoh LSM menjadi angkat bicara dan mengkritik tuntutan 11 tahun penjara yang di bacakan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Dumai, Hengky Munte SH.

Pada hal menurut JPU Hengky Munte SH saat di konfirmasi Reportase Riau.Com tuntuntan yang dibacakannya sudah sesuai dengan fakta. Dimana di dalam berkas tuntutan ter tanggal 7 Agustus 2018 lalu JPU mengatakan berkeyakinan kalau terdakwa Hengky dan Bakri telah terbukti memiliki, menguasai dan mengedarkan barang narkoba jenis sabu seberat 500,65 Gram.

Tuntutan Jaksa Penuntut Umum juga di perkuat keterangan ( kesaksian ) ketiga saksi penangkap dari pihak BNN Kota Dumai.

Dalam keterangan kesaksiannya dipersidangan saksi Reno, Dedi dan Nanda ( ketiganya dari pihak BNN Kota Dumai ) mengatakan bahwa barang haram narkoba ( sabu sabu ) seberat 500,65 Gram itu mereka temukan dari tangan kedua terdakwa saat penggerebekan dan penangkapan.

"Ya pak Majelis, saat itu kami dapat informasi akan adanya transaksi jual beli Narkoba di sekitar Pantai Koneng Kecamatan Medang Kampai.Memperoleh informasi itu kami langsung meluncur dan melakukan pengintaian.Setelah A1.Kami langsung melakukan penggerebekan.Dari tangan kedua terdakwa kami temukan 500,65 Gram sabu sabu."ujar saksi dari pihak BNN Kota Dumai,... Pada sidang sebelumnya.

Dengan apa yang terungkap di persidangan dan berdasarkan keyakinan JPU, kemudian kedua terdakwa ( Bakri dan Hengky ) di tuntut 11 tahun penjara dan denda 1 Milliar.

Dimana dengan berdalil menyakini kedua terdakwa ( Hengky dan Bakri ) memiliki, menyimpan,menguasai dan mengedarkan barang haram jenis sabu seberat 500,65 Gram tanpa ijin.

Jaksa Penuntut Umum bernama Hengky Munte SH menuntut terdakwa Hengky dan Bakri melanggar Pasal 112 Jo Pasal 114 Undang Undang Narkotika No 35 tahun 2009.

Uniknya dalam permasalahan ini menurut sumber,pihak yang memberikan komentar ( kritikan ) di beberapa media itu justru orang atau warga yang diduga hanya mendengar keterangan dari pihak terdakwa dan tidak pernah mengikuti jalannya persidangan di ruang sidang Pengadilan Negeri Dumai.

Memang di persidangan, saat mendengar keterangan terdakwa.Kedua terdakwa sempat mengatakan keberatan atas isi dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Hengky Munte SH.

Namun saat di tanya oleh JPU dan Majelis Hakim secara bertubi tubi, kedua terdakwa menurut salah seorang pengunjung dan pemantau sidang, terdiam seribu bahasa.

Dengan demikian kuat dugaan kalau apa yang di sampaikan si pemberi informasi di sejumlah media online dan harian itu, terindikasi sepihak.

Adanya dugaan keterangan sepihak itu menurut sumber di Pengadilan Negeri Dumai Kls I A, di perkuat dengan hal hal yang terungkap di depan persidangan.

Dimana mulai dari sidang dakwaan ,pemeriksaan saksi penangkap ( pihak BNN Kota Dumai, saksi terdakwa Hengky dan Bakri ) menurut sumber Reportase Riau.Com tidak ada muncul kata kata jebakan.

Bahkan menurut sumber dalam pembacaan dakwaan dan tuntutannya JPU, Hengky Munte SH dengan tegas mengatakan kalau kedua terdakwa ( Bakri dan Hengky ) telah terbukti dengan sah melanggar Pasal 112 Jo Pasal 114 UU Narkotika No 35 tahun 2009.

Sehingga atas perbuatan nya dan diyakini sebagai pemilik, penyimpan dan pengedar sabu seberat 500,65 Gram kedua terdakwa di tuntut oleh Jaksa Penuntut Umum, Hengky Munte SH selama 11 tahun dan denda 1 Milliar.

Sementara di luar persidangan pihak dari kedua terdakwa kemungkinan membantah, kalau barang haram tersebut milik mereka.Kedua pihak terdakwa kemungkinan justru mengaku di tumbalkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab.

Sementara persidangan sebelumnya sesuai pengakuan dan penjelasan saksi penangkap dari pihak Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Dumai.

Pada saat penggerebekan menurut saksi pihak BNN Kota Dumai,pihak BNN Kota Dumai menemukan barang haram jenis sabu sabu sebanyak 500 gram dari tangan kedua terdakwa.( M Sinaga )

(161) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved