- - - -
Kamis, 15 November 2018  
Perkara Yayasan Wahidin
JPU Menang Atas Esepsi Penasehat Hukum Awi Tongseng

Reportase Hukrim - Wisman Sinaga - Kamis, 09/08/2018 - 15:18:59 WIB

ROHIL--Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir memenangkan kasus atas esespsi atau pembelaan yang dilakukan oleh Penasehat Hukum (PH) terdakwa Awi Tongseng di Pengadilan Tinggi (PT) Riau.

Dalam amar putusan itu disebutkan, bahwa Pengadilan Tinggi (PT) Riau meminta agar sidang terdakwa Awi Tongseng kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir.

Sesuai rilis yang diterima menyebutkan, atas terdakwa Rajadi alias Awi Tongseng itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir telah melakukan pelimpahan berkas perkara dan melakukan persidangan serta pembacaan dakwaan. Namun Penasehat Hukum terdaksa melakukan esepsi atau pembelaan terhadap Jaksa Penuntut Umum.

Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Gaos Wicaksono SH MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Rohil, Mochtar Arifin SH dan Kasi Intelijen Farkhan Junaedi SH menjabarkan perkara esepsi bahwa Penasehat Hukum Jaksa Penuntut Umum sudah menjawab isi esepsi yang dilayangkan oleh Penasehat Hukum terdakwa, sehingga Hakim telah melakukan putusan sela.

Dalam putusan sela itu disebutkan bahwa surat dakwaan yang dibuat oleh JPU tidak dapat diterimah dan memerintahkan agar terdakwa dibebaskan dari tahanan rumah. Dan akhirnya JPU Rohil menang atas esepsi yang dilayangkan oleh Penasehat Hukum terdakwa Awi Tongseng. Secara otomatis perkara Awi Tongseng kembali digelar.

"Atas putusan itu maka kita ambil tindakan perlawanan ketingkat yang lebih tinggi di tingkat PT atas putusan sela yang dibuat oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir," kata Mochtar, Rabu 08 Agustus 2018, kemarin.

Berdasarkan putusan sela itu, kata Mochtar, Pengadilan Tinggi pun menerima permohonan perlawanan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Rohil sesui ketentuan Pasal 143 ayat 2 huruf a tentang KUHP dan memerintahkan kepada PN Rohil untuk segera menggelar sidang dakwaan.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejari Rohil mendakwa Awi Tongseng. Atas dakwaan itu Penasehat Hukum keberatan, keberatan itu dikabulkan oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rohil sehingga Hakim PN Rokan Hilir pun memutuskan dakwaan Jaksa Penuntut Umum tidak dapat diterima.

Atas putusan itu akhirnya pihak kejaksaan melakukan upaya perlawanan dan mengajukannya ke tingkat yang lebih tinggi di Pengadilan Tinggi (PT) Riau. Terdakwa Rajadi alias Awi Tongseng didakwa dengan Pasal 374 tentang penggelapan dalam jabatan dan Pasal 70 ayat 1 jo ayat 5 Undang-Undang (UU) tentang Yayasan.

Sebelumnya, Gaos menyatakan awal perkara ini ditangani Kepolisian Daerah (Polda) Riau tahap dua di Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, setelah perkara itu diteliti selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Rokan Hilir.

Kata Mochtar lagi, pada persidangan pertama langsung diputus oleh PN Rohil bahwa dakwaan JPU dinilai tidak dapat diterima atas tuntutan jaksa atas terdakwa yang diduga melanggar Pasal 374 KUHP, subsider Pasal 372 KUHP dan Pasal 70 ayat 1 dan 2 jo Pasal 5 UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan.

Atas eksepsi yang dilakukan oleh Penasehat Hukum Awi Tongseng itu pihaknya menyampaikan dasar hukum bahwa dakwaan JPU telah benar dan mengacu pada aturan hukum yang ada sehingga Pengadilan Tinggi (PT) Riau meminta kepada Pengadilan Negeri (PN) Rohil agar kembali menggelar sidang ini berikutnya.

Pihaknya juga berharap agar perjalanan sidang terdakwa Awi Tongseng ini bisa berjalan secara obyektif sehingga Hukum itu lebih jelas. Karena penegakan Hukum ini sudah selaiknya berjalan dengan jujur, adil dan transparan.

Dengan demikian, katanya lagi, pihaknya akan menerima apapun putusan Pengadilan apabila sesui dengan dengan Undang-Undang. "Kami masih menunggu pemberitahuan dari PN Rohil kapan akan digelar sidang, agar JPU bisa menghadirkan saksi-saksi di persidangan nanti," sebut Mochtar. (wisman)

(133) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved