- - - -
Selasa, 16 Oktober 2018  
Dinilai Menentang Surat MUI dan Kemenag Kampar
SDN 015 Desa Koto Perambahan adakan Imunisasi Vaksin Rubella

Reportase Kampar - Hasbi - Jumat, 03/08/2018 - 16:54:44 WIB

KOTA PERAMBAHAN,Reportase Riau.com--Sekolah Dasar Negeri (SDN) 015 Dusun Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar tetap melaksanakan Imunisasi VAKSIN MR, sedangkan Majelis Ulama Indonesia melalui MUI Kabupaten Kampar sudah mengeluarkan Surat Penundaan begitupun juga dengan Kemenag Kabupaten Kampar.

"Sudah ada izin dari Dinas, kami tidak tahu menahu soal Vaksin ini, VAKSIN MR ini atas dasar dari Puskesmas dan Camat Kampa, Penanggung jawabnya ya Puskesmas",tutur Kepsek SDN 015 Kamis (2/8/18) di sela pelaksanaan Vaksin MR yang terus berlanjut dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Kampa.

Awak media sempat di hadang mewawancarai Kepala sekolah oleh salah satu guru di sekolah tersebut pada saat Imunisasi Vaksin MR Berlansung.

Sedangkan Kepala Sekolah baru mengetahui Surat Himbauan tersebut ketika Awak Media/Wartawan memperlihatkan Surat Himbauan Penundaan MUI dan Kemenag Kampar.
Semenatara Camat Kampa Kholis mengatakan melalui pesan singkat Whatsapp nya,vaksin rubella merupakan program nasional dan telah dilaksanakan launchingnya di kabupaten pada Rabu kemarin.

"Jadi Vaksin rubella ini instruksi nasional, bukan instruksi camat Kampa kalau kepala sekolah itu bilang instruksi dari camat Kampa itu tidak benar,”jelas Kholis Camat Kampa.

Ia juga mengatakan mengenai ada yang keberatan,pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Kampa,”Jika ada yang keberatan silahkan untuk divaksin silahkan tinggalkan dan tidak di vaksin,”ujar Kadis.

Hal Senada juga di sampaikan Kepala Pukesmas Kampa Fitri Yeni,Vaksin rubella ini merupakan instruksi nasional,bukan instruksi camat Kapus dan pelaksaan vaksin ini bukan di kecamatan Kampa saja,tapi sudah nasional pelaksanaanya.

Vaksin rubella ini tidak ada efeknya kepada anak-anak yang divaksin.Kami sudah melaksanakan rapat di Desa Sawah Baru beberapa hari lalu.

”Dalam kesepatakan itu ada juga kepala sekolah yang menolak untuk dilaksanakan vaksin di SD dan ada juga yang mau dari itulah dilaksanakan vaksin tersebut.Bagi orang tua murid yang menolak vaksin kepada anaknya tidak kami vaksin,”cetus Fitri Yeni.(bi)

(83) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved