- - - -
Rabu, 19 09 2018  
Gas Elpiji 3 Kg Mulai Langka Di Pangkalan Kerinci
Untuk Mendapatkan Gas Elpiji HET,Warga Terpaksa Antri

Reportase Pelalawan - Erizal - Jumat, 13/04/2018 - 11:19:25 WIB
Gas elpiji 3 Kg mulai langka,warga di Pangkalan Kerinci,Kab.Pelalawan antri dari siang hingga malam hari untuk mendapatkan si melon.
TERKAIT:

PELALAWAN—Meski berbagai upaya yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pelalawan dalam pengawasan pendistribusian Gas Elpiji 3 Kg bersubsidi khususnya diwilayah pemerintahaan Kabupaten Pelalawan,namun tetap saja sejumlah pengusaha Pangkalan menjual gas elpiji hingga mencapai Rp35.000,-

Untuk mendapatkan harga HET gas Elpiji 3 Kg Rp 18.000 sejumlah warga tampak rela antri dari siang hingga malam hari sampai ke pinggir jalan untuk memperoleh si melon.

Pada hal Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pelalawan sampai mengeluarkan surat Edaran tentang syarat masyarakat pembelian gas elpiji 3 Kg yang telah di edarkan ke semua pangkalan gas Elpiji.

Dengan kondisi tersebut,pihak Disperindag Kab.Pelalawan mengakui hal ini merupakan pertanda bahwa gas elpiji 3 Kg sudah mulai langka kembali.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pelalawan Zuerman Das melalui Kasi Promosi dan Pemasaran,Kastan S.Pd saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat Jumat ( 13/04/2018 ) mengatakan terjadinya antrian ini disebabkan karena tidak seimbangnya antara ketersediaan gas elpiji 3 Kg bersubsidi dengan kebutuhan di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Dijelaskan,jumlah penduduk di Kecamatan Pangkalan Kerinci sendiri sudah mencapai 34.000 Kepala Keluarga.Sementara gas elpiji 3 Kg yang disuplay Pertamina sebanyak 50.000 tabung gas elpiji 3 Kg bersubsidi sebulannya.

Sementara Pengguna gas elpiji 3 Kg bersubsi di dirumah tangga rata-rata perbulannya minimalnya 2 tabung.Menurutnya,sampai kapan pun gas elfiji bersubsidi tersebut tidak akan mencukupi bahkan semakin langka,karena penduduk bertambah terus dan usaha mikro semakin berkembang.

“Untuk mengatasi kelangkaan ini,kita harus merubah mainset atau paradigma untuk beralih ke gas elpiji non subsidi ke tabung yang berisi 5.5 Kg dan 12 Kg gas elpiji non subsidi.Dan kalau kita tidak merubah cara berfikir atau paradigma kita maka sampai kapan pun gas elpiji 3 kg ini tetap saja menjadi langka,”Kastan mengakhiri.(Rizal)

(245) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri replica watches replica rolex watches
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved