- - - -
Selasa, 17 Juli 2018  
Kepala Bidang Perizinan Kantor DPMPTP
Ekspor Rokok Gudang Garam Dari Dumai Ke Malayaia Diduga" Illegal "

Reportase Dumai - Mulak Sinaga - Senin, 09/04/2018 - 13:24:59 WIB

DUMAI, Reportase Riau.Com -- Kegiatan pengiriman / Expor Rokok Gudang Garam dari Dumai Ke Negara Malaysi diduga Illegal karena tidak dilengkapi izin resmi.

Hal tersebut terungkap dari pengakuan Kepala Bidang Perizinan kantor DPMPTP ( Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ) Pemerintah Kota Dumai bernama Said Efendi.

Dimana dalam penjelasannya Said berkata, kalau dirinya telah melakukan check and rechec terhadap keberadaan gudang dan perizinan gudang yang berada di depan rumah Dinas Komandan Kodim 0320 Dumai.

Dalam hal ini menurut Rasid termasuk keberadaan gudang di Teluk Dalam dan izin Expor Rokok Gudang Garam yang di geluti AW.

"Dari hasil penyelidikan dan informasi yang telah kami rangkum di lapangan.Bahwa gudang dan kegiatan export yang dilakukan warga Dumai bernama Ahwa Alias Awaluddin itu tidak di lengkapi dengan perizinan resmi," ungkap Kepala Bidang Perijinan DPMPTP Kota Dumai, Rasid, saat ditemui Reportase Riau.Com di ruang kantor nya Senin ( 10/4/2018 ) pagi tadi.

Ditanya mengenai langkah dan tindakan apa yang mereka lakukan terhadap perusahaan yang melanggar aturan dan perundang-undangan,Rasid mengatakan ," Ya setelah membaca isi pemberitaan media saudara,kami telah sepakat untuk membentuk tim investisigasi.Mudah mudahan kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat.Kami akan turun sidak.Untuk melakukan penyegelan terhadap gudang tanpa izin.Dalam hal ini termasuk gudang yang berada di depan rumah Dinas Dandim 0320 Dumai,‚ÄĚtegas nya.

Lain hanya dengan pihak Kantor BC Dumai. Selaku pihak yang paling berkompeten di bidang pelayanan dan pengawasan Import dan Export, saat di konfirmasi justru terkesan melindungi dan mendukung oknum pengusaha penyeludupan rokok gudang garam berinitial Aw.

Kesan mendukung dan melindungi itu terlihat dari ungkapan dan pengakuan Kepala Seksi Layanan Informasi KPPBC Tife Madya B Dumai, Gatot, Jum at ( 06/03/18 ) lalu yang menyebutkan kalau terkait Expor Rokok Gudang Garam dari Dumai tidak merugikan Negara Indonesia

"Memang saya belum pernah melihat aktivitas atau kegiatan Expor Rokok GG ( Gudang Garam ) dari Dumai ( daerah Teluk Dalam ) ke Malaysia itu.Walau demikian kami bisa menyimpulkan usaha ( kegiatan ) itu tidak merugikan Negara Indonesia."Ujar Gatot,menjawab reportaseriau.com, Adhang Noegroho Adhi kala itu.

Namun saat di singgung sejauh mana pengawasan pihak BC Dumai terhadap aktivitas bongkar muat Rokok Gudang Garam di pergudangan yang ada di daerah Teluk Dalam ?.Anak buah Kepala KPPBC Tipe Madya B Dumai, Adhang Nugroho Adhi itu terkesan tidak bisa menjawab.Hal itu di perkuat dengan modus pengalihan topik perbincangan.

"Itu lah,kami ini sangat sibuk betul saat ini.Bayangkan dari manifes yang kami check, tidak ada masuk ikan sardencis bercampur cacing pita yang masuk ke Dumai.Namun setelah di lakukan pihak Balai POM pengecekan di lapangan.Ternyata di Dumai telah beredar ikan Sarden yang bercampur cacing pita." Kilah Gatot, seakan mengalihkan pembicaraan terkait Rokok Gudang Garam

Dengan demikian timbul dugaan kalau aktivitas, pemasokan, penimbunan dan expor rokok Gudang Garam yang di lakoni/ geluti Aw dkk selama ini telah menciptakan kerugian Negara Indonesia yang cukup besar
Dalam hal ini termasuk pendapatan Kota Dumai dari sektor ijin pergudangan dan aktivitas gudang di Jalan Jenderal Sudirman dan aktivitas gudang milik oknum pengusaha Rokok Gudang Garam berinitial Aw di daerah Teluk Dalam Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai

Seperti di Expos media ini sebelumnya bahwa hingga Selasa 26 Maret 2918 lalu, kegiatan pengiriman ( Expor ) rokok gudang garam dari Dumai -Riau ( Indonesia ) ke Negara Malaysia masih tetap berjalan lancar.

Aneh nya, walau pengiriman ( Expor ) rokok gudang garam ke Negara Malaysia itu di sebut sebut ilegal ( tidak mempergunakan dokumen resmi ) dari instansi berwenang yang ada di Dumai -Riau

Namun hingga kini kegiatan pengiriman ( Expor ) rokok gudang garam secara ilegal yang dilakukan oknum pengusaha asal Dumai itu masih tetap berjalan.( MS ).

(381) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri replica watches replica rolex watches
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved