- - - -
Rabu, 19 09 2018  
Exspor Rokok GG Diduga Ilegal,Ini Kata KPPBC Dumai

Reportase Dumai - Mulak Sinaga - Jumat, 06/04/2018 - 16:35:23 WIB

DUMAI,Reportase Riau.Com--Terkait pemberitaan “ Expor Rokok Gudang Garam Dari Dumai Ke Malaysia Diduga Ilegal”mendapat tanggapan Kepala Kantor BC Dumai, Adhang Noegroho Adhi melalui Kepala Seksi Layanan Informasi KPPBC Tife Madya B Dumai,Gatot.

”Ya Saya sudah baca dan simak isi berita mengenai Expor Rokok Gudang Garam ini yang dimuat di Reportase Riau.Com.Exspor Rokok GG dari Dumai ke Negara Malaysia tidak merugikan keuangan Negara RI,”ujar Kepala Seksi Layanan Informasi KPPBC Tife Madya B Dumai, Gatot, Jumat ( 06/03/18 ).

Ditanya terkait kerugian Negara Indonesia atas bisnis Expor Rokok GG ( Gudang Garam ) dari Dumai ke Negara Malaysia,menurut Gatot,pihaknya belum pernah mendengar adanya Expor Rokok Gudang Garam dari Dumai apalagi dari daerah Teluk Dalam Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan seperti dalam berita Reportase Riau.Comminggu lalu itu.

"Saya belum pernah dengar masalah adanya kegiatan Expor Rokok GG ( Gudang Garam ) dari Dumai, apalagi dari daerah Teluk Dalam ke Malaysia.Kalau sekiranya ada pun.Saya menganggap tidak penting kita bahas.Sebab kami menganggap Negara Indonesia tidak ada di rugikan dalam kegiatan tersebut ."Ujar Gatot menjawab Reportase Riau.Com di ruang kerjanya.

Namun saat di singgung sejauh mana pengawasan pihak BC Dumai terhadap aktivitas pergudangan yang ada di daerah Teluk Dalam,pria paruh baya ini justru terkesan mengalihkan pembicaraan terkait peredaran ikan sardencis bercampur cacing pita yang beredar di Dumai

Berbeda hal nya dengan pihak DPMPTP ( Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ) Kota Dumai,pihak yang membidangi perijinan di Pemerintahan Kota Dumai.

Mereka justru terkesan memilih tidak berkomentar saat di konfirmasi.Timbul kesan masyarakat kalau pendapatan daerah dari aktivitas gudang di Jalan Jenderal Sudirman dan aktivitas gudang milik oknum pengusaha Rokok Gudang Garam berinitial Aw tidak ada ke Kas Daerah Kota Dumai

Sementara aktivitas atau kegiatan pengiriman rokok Gudang Garam dari Kediri dan penimbunan/penimbunan rokok Gudang Garam di Jalan Jenderal Sudirman serta pengemasan dan pembuatan pita yang bertuliskan amaran Kerajaan Malaysia di Teluk Dalam telah lama sekali di geluti Aw dkk.

Seperti di Expos media ini sebelumnya bahwa hingga Selasa 26 Maret 2918 lalu, kegiatan pengiriman ( Expor ) rokok gudang garam dari Dumai -Riau ( Indonesia ) ke Negara Malaysia masih tetap berjalan lancar.

Aneh nya, walau pengiriman ( Expor ) rokok gudang garam ke Negara Malaysia itu di sebut sebut ilegal ( tidak mempergunakan dokumen resmi ) dari instansi berwenang yang ada di Dumai –Riau,namun hingga kini kegiatan pengiriman ( Expor ) rokok gudang garam secara ilegal yang dilakukan oknum pengusaha asal Dumai itu masih tetap berjalan lancar

Dimana dengan modus sebagai distributor rokok gudang garam dari Kediri ( Jakarta ) ke Dumai – Riau,oknum pengusaha asal Dumai berinitial A, menurut sumber bebas melakukan pengiriman ( Expor ) rokok gudang garam dari daerah Teluk Dalam Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai ke Negara Malaysia.

Hal tersebut di perkuat dengan hasil investisigasi dari Wartawan suarapersada.com yang menyebutkan bahwa ratusan kardus berisikan puluhan ribu bungkus rokok gudang garam/ yang di pasok /order oknum pengusaha berinitial A dari Kediri

Dan seluruh rokok yang di order tersebut menurut sumber akan di Expor ( diseludupkan ) ke Negara Malaysia mempergunakan beberapa unit Spead Boat berkekuatan 1000 sampai 2000 PK

Sebelum di berangkatkan ( di Expor ) secara ilegal ke Negara Malaysia barang berupa kardus berisikan rokok gudang garam itu menurut sumber terlebih dahulu di simpan dalam ruko Jalan Jenderal Sudirman atau percis nya di depan rumah dinas Komandan Kodim 0320 Dumai.

Setelah di simpan sekitar 2 atau 3 hari kardus berisikan rokok gudang garam tersebut menurut sumber di angkut ke salah satu pelabuhan rakyat mempergunakan mobil truk Colt Diesel.

Kemudian dari Dermaga Pelabuhan Rakyat barang kotak kardus berisikan rokok gudang garam itu diangkut mempergunakan kapal kayu ke daerah Teluk Dalam Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai

Di daerah Teluk Dalam rokok tersebut menurut sumber terlebih dahulu di gantikan pita dan bungkus bertuliskan Amaran Kerajaan Negara Malaysia

" Dari Teluk Dalam rokok gudang garam yang telah selesai di kemas itu di kirim ( ekspor ) ke Negara Malaysia mempergunakan spead boat dengan daya pacu mesin 500 PK " Ujar seorang warga Dumai yang namanya tidak di sebut dalam pemberitaan ini

Ditanya dari mana dia tau mengenai aktivitas penimbunan,pengantian bungkus dan pita rokok gudang garam di daerah Teluk Dalam itu ?.Warga yang mengaku pensiunan TNI AD itu justru mengaku mengetahui percis kegiatan tersebut karena dirinya sekitar 2 tahun lebih sebagai Babinsa di daerah Batu Teritip

"Saya sekitar 2 tahun lebih sebagai Babinsa di daerah itu.Jadi saya tau percis kegiatan tersebut.Kalau tidak salah Anggota DPRD dari Dumai pun sudah pernah melakukan Sidak ke Teluk Dalam."Ujar Pria Purnawirawan TNI AD itu mengakhiri

Informasi lainnya yang berhasil di himpun menyebutkan bahwa, di dalam menjalankan bisnis diduga ilegal oknum pengusaha berinitial A, Ak dan T cukup lihai dan kebal hukum

Hal tersebut di tandai dengan adanya pengakuan sejumlah warga Dumai yang menyebutkan kalau aktivitas Expor ilegal rokok gudang garam dari daerah Teluk Dalam telah berlangsung cukup lama

"Expor rokok gudang garam yang dilakoni oknum pengusaha berinitial A itu sudah cukup lama.Dan partai barang yang di Expor pun cukup besar." Ujar warga Kelurahan Batu Teritip

"Saya sudah pernah ke daerah Teluk Dalam Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai.Makanya saya tau kalau di dermaga pulau Teluk Dalam itu ada setiap saat kapal tengker bermuatan rokok gudang garam.Dan menurut informasi warga di sana, kapal tengker itu sengaja di datangkan dari Kediri untuk mengangkut rokok gudang garam ke daerah Teluk Dalam,”tutur warga Batu Teritip itu menjawab media ini Selasa ( 27/03/18 )

Sejauh ini Tim Media belum berhasil menemui dan konfirmasi kepada pihak pihak yang bersangkutan, seperti Disperindag dan oknum Distributor rokok gudang garam berinitial Aw dan DPMPT Pemerintah Kota Dumai.( Mulak Sinaga )

(251) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri replica watches replica rolex watches
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved