- - - -
Rabu, 19 Desember 2018  
KJPP Bungkam
Warga Minta Kejelasan Harga Ganti Rugi Lahan Jalan Tol

Reportase Dumai - Mulak Sinaga - Jumat, 23/02/2018 - 20:57:35 WIB

DUMAI,Reportase Riau.Com --Seperti di informasikan media ini kemarin,Puluhan warga pemilik lahan di Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai telah menandatangani tangani surat dan memberikan Kuasa kepada Pengacara untuk mewakili mereka ( warga ) untuk menggugat tim penyelenggara pembayaran ganti rugi lahan jalan tol dari Pekanbaru - Kandis - Dumai

Adanya gugatan ke pihak tim panitia pembebasan lahan untuk jalan tol itu menurut warga Bukit Kapur bernama Poniman sehubungan dengan adanya dugaan kesenjangan dan ketidak adilan dalam hal penentuan harga ganti rugi lahan kepada mereka ( warga ) oleh pihak tim pembebasan lahan untuk jalan tol di wilayah Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai

Dalam penuturannya warga Kampung Baru bernama Poniman ini kemarin menyebutkan bahwa pihak nya merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak tim panitia pembayaran /pembebasan ganti rugi lahan jalan tol Dumai -Kandis - Pekanbaru.

"Masa lahan kami di perbukitan/perkampungan hanya di ganti rugi sebesar 7 ribu/meter persegi.Sementara lahan milik orang lain kondisi gambut mereka ganti rugi sebesar 65 sampai 85 ribu /meter persegi.Ini kan sudah merupakan perbuatan jolim."ujar Poniman kemarin

Untuk melawan perbuatan jolim, curang dan tidak adil itu.Pihaknya menurut Poniman Dkk terpaksa memakai jasa Pengacara untuk menggugat PU Pusat dan Provinsi Riau, Pemko Dumai, Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Dumai, dan pihak independen appraisal /JPP.

Menariknya walau dalam pemberitaan kemarin Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) Proyek Pengadaan Tanah untuk jalan tol Pekanbaru -Kandis - Dumai Kementrian PUPR, berinisial EM Tambunan telah sangat jelas menyebutkan bahwa yang memberikan dan menentukan nilai lahan warga adalah pihak KJPP

"Kalau warga mau menggugat silakan.Itu hak warga. Menurut saya masalah pembayaran ganti tanah warga itu telah sesuai prosedur. Karena sebelum pembayaran kepada warga saya ( EM Tambunan ) bersama tim P2T Dumai, satgas A ( BPN ) dan satgas B ( Camat,Lurah RT ) telah terlebih dahulu melakukan survey dan pemetaan terhadap tanah atau lahan masyarakat tersebut."ujar EM Tambunan

Seraya menepis tim nya sebagai penentu harga/nilai tanah."Tim kami hanya melakukan pemetaan terhadap lahan dan tanaman.Karena yang menentukan dan memberikan penilaian terhadap harga tanah itu adalah pihak JPP jadi konfirmasi saja ke appraisal atau KJPP .Nama Kepalanya bu Venny."kata Eva menjawab pertanyaan Reportase Riau.com

Sementara Abdullah Venny saat dikonfirmasi Reportase Riau.com melalui Nomor Hand Phone 0813 6347 XXXX KJPP terkesan memilih bungkam/tidak menjawab.

Dengan demikian timbul praduga kalau tindakan atau perbuatan curang, tidak adil dalam penentuan harga tanah seperti yang disebut warga Kampung Baru adalah benar.(Mulak Sinaga )

(568) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved