- - - -
Jum'at, 19 Oktober 2018  
Diduga Sengaja Dirobohkan OTK
Pohon Beringin Besar Dimakam Raja Rambah Roboh

Reportase Rohul - Karman - Jumat, 12/01/2018 - 17:27:30 WIB

ROKAN HULU--Sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) diduga mencoba melakukan pengerusakan Cagar Budaya yang sangat bersejarah di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tepatnya di pemakaman Raja Rambah yang terdapat di Desa Rambah Kecamatah Rambah Hilir.

Percobaan pengerusakan Cagar Budaya tersebut dilakukan dengan membakar pohon beringin besar karena terlihat ada asap pada akar - akar pohon yang mengakibatkan pohon beringin besar tersebut roboh dan menimpa sebagian makam Raja-Raja.

Makam Raja Rambah merupakan salah satu Cagar Budaya kabupaten Rokan Hulu dan merupaka sejarah bagi masyarakat Rambah umumnya masyarakat Rokan Hulu.

Dugaan sementara percobaan pengerusakan di Makam Raja Rambah sampai saat ini belum diketahui apa yang menelatarbelakanginya dan termasuk untuk pelakunya belum diketahui.

Dugaan aksi percobaaan pengrusakan tersebut baru diketahui setelah salah seorang masyarakat setempat,Deri yang ingin berziarah ke makam Raja Rambah pada Kamis (11/1/2018).Setibanya dilokasi makam Raja tersebut sontak ia terkejut melihat api membakar sebuah pohon beringin besar.Warga ini pun langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Setelah berhasil memadamkan api peziarah tersebut langsung melaporkannya ke kantor dinas Pariwisata Rokan Hulu untuk segera melakukan tindakan terutama untuk memadamkan api.

“Ada unsur sengaja atau tidak saya tidak tahu, yang jelas saya sampai disini ada api di akar-akar pohon beringin besar.Betapa terkejutnya saya ketika milihat pohon tersebut tumbang dan menimpa sebagian makam raja,”tutur Deri.

Setelah menerima laporan pada Kamis sore,kepala dinas bersama kabid budaya dan stafnya langsung menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut.Ketika sampai di TKP laporan tersebut benar terjadi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Rokan Hulu, Drs.Yusmar MSI mengatakan kejadian tersebut baru dikatahui pada Kamis sore setelah mendapat laporan dari warga.

“Atas kejadian ini sudah kita laporkan kepada Wakil Bupati Rohul,Sukiman.Beliau menegaskan untuk memperbaiki dan mengurus kerusakan situs sejarah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,”ujar Yusmar.

Mantan Distambem Kab.rohul ini mengatakan pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke Cagar Budaya di bawah Balai Cagar Budaya Batu Sangkar Sumatera Barat, yang membawahi wilayah Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

“Kita sangat bersyukur makam induk yang berada di bawah kayu beringin atau kayu Ara tetap terlindungi, namun saat ini tidak bisa masuk,karena terhalang reruntuhan pohon,”ujarnya.

Kejadian ini belum dilaporkan kepada pihak yang berwajib karena belum bisa dipastikan ada unsur kesengajaan atau hal ini merupakan peringatan dari penghuni makam raja karena lokasi makam raja masih menyimpan misterius yang harus di perhatikan oleh pemerintah kedepan.(Ar)

(411) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved