- - - -
Senin, 11 Desember 2017  
Rapat Paripurna Penyampaian KUPA dan PPAS RAPBD Pelalawan Tahun 2017

Parlementaria DPRD Pelalawan - Rasmidir - Rabu, 13/09/2017 - 07:23:56 WIB
Wakil Bupati Pelalwan,H.Zardewan saat menyampaikan KUPA dan PPAS RAPBD Tahun 2017 Kabupaten Pelalawan pada sidang Paripurna DPRD Pelalawan,Selasa ( 12/9/17).
TERKAIT:

DPRD KABUPATEN PELALAWAN--DPRD Kabupaten Pelalawan menggelar sidang Paripurna penyampaian KUPA dan PPAS RAPBD Kab.Pelalawan Tahun 2017 oleh pemerintah daerah,Selasa ( 12/9/17 ).Rapat dipimpin ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H.Nazaruddin,S.H,M.H.

Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pelalawan Suprianto SP, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pelalawan Indra Kampe serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Wakil Bupati Pelalawan Drs.H Zardewan MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Staff Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah,Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor dan Pejabat Eselon III Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.



Dari 35 Dewan yang telah menanda tangani daftar hadir berjumlah 24 Anggota Dewan maka ketentuan 116 ayat 1 peraturan tata tertib DPRD Kabupaten Pelalawan forum telah terpenuhi.

Sidang paripurna dalam rangka penyampaian kebijakan umum perubahan Anggaran Serta Prioritas dan Plafon Anggaran sementara Perubahan APBD Kabupaten Pelalawan tahun 2017.

Wakil Bupati Pelalawan,H.Zardewan menyampaikan bahwa APBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pelalawan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pelalawan Tahun 2017.

Dalam Perjalanannya terjadi perubahan beberapa asumsi-asumsi kebijakan umum perubahan APBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017, antara lain meliputi :
1.Perubahan Asumsi Penerimaan Daerah;
2.Penyesuaian Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung akibat munculnya kebijakan baru dari pusat dan
3.Rasionalisasi belanja akibat penurunan penerimaan daerah.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.13 tahun 2006 sebagaiamana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2013 tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah bahwa Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Pelalawan dapat melakukan perubahan APBD.

"Dalam penyusunan KUPA dilakukan secara menyeluruh guna menampung seluruh perubahan asumsi-asumsi dalam pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, yang berimbas pada struktur APBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017,"ujarnya.

Pada perubahan APBD Tahun 2017 ini secara keseluruhan terjadi penurunan estimasi penerimaan daerah sebesar 273,7 milyar rupiah. Pengurangan terjadi karena berkurangnya Dana Perimbangan dan target SiLPA yang jauh dari estimasi semula.

Terkait dengan estimasi PAD kita berusaha maksimal meninggali potensi yang ada antara lain, menghitung kembali potensi Pajak Hotel, Restoran, Penerangan Jalan, PBB dan Pajak Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan sehingga meningkatkan sebesar 5.05 Milyar Rupiah.

Target retribusi tidak mengalami perubahan.Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang diarsipkan turun sebesar 5.03 Milyar rupiah dan lain-lain PAD yang sah juga turun sebesar 542 Juta Rupiah. Secara total PAD mengalami penurunan sebesar 547 juta rupiah.

Kata Drs.H Zardewan MM,pada APBD Perubahan Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 diperkirakan terjadi penurunan sebesar 68,1 Milyar rupiah atau 5.70 persen dari APBD Murni tahun 2017. Sebagaimana tertuang dalam Kebijakan Anggaran Tranfer ke Daerah pada Nota Keuangan Perubahan APBD tahun 2017, hal tersebut terjadi akibat adanya perubahan asumsi-asumsi dasar ekonomi makro yang digunakan dalam penyusunan APBN tahun 2017, yang mengakibatkan perubahan pada pendapatan Negara.



Penurunan alokasi transfer ke daerah tersebut terutama disebabkan oleh turunnya Penerimaan Dalam Negeri Neto yang menjadi dasar perhitungan DAU Nasional dan Dana Otonomi Khusu ( Otsus).DAU mengalami penurunan sebesar 5,3 Milyar Rupiah. Selain turunya DAU, dana Bagi Hasil juga ( DBH ) mengalami penurunan sebesar 70 Milyar Rupiah, sedangkan DAK terjadi peningkatan sebesar 7,7 Milyar Rupiah yang merupakan pembayaran hutang pekerjaan DAK tahun 2016.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah bertambah sebesar 13,4 Milyar Rupiah lebih yang merupakan akumulasi dari bertambahnya Bantuan Keuangan Propinsi sebesar 24,3 milyar rupiah lebih dan berkurangnya Bagi Hasil Pajak Propinsi sebesar 10,8 milyar rupiah lebih.


Wakil Bupati Pelalawan,H.Zardewan serahkan nota penyampaian KUPAdan PPAS,RAPBD kepada Ketua DPRD Pelalawan,H.Nazruddin,S.H.M.H.

Terkait penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari SiLPA tahun 2016 setelah hasil audit BPK RI ternyata tidak sebesar perhitungan semula sebesar Rp 240,3 milyar menjadi sebesar 57 milyar rupiah. Perlu dijelaskan bahwa didalam estimasi SiLPA 2016 tersebut diperhitungkan sisa Dana Reboisasi yang belum sebesar 182 milyar rupiah lebih.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 192/PMK.07/2016 tentang Pemanfaatan Sementara Kas yang berasal dari sisa Transfer ke Daerah dan Dana Desa yang ditentukan penggunaannya pada tahun-tahun sebelumnya untuk mendanai kegiatan padaTahun Anggaran 2016 bahwa Pemerintah Daerah dapat menggunakan sementara dana transfer ke daerah yang belum dimanfaatkan untuk menutup kekurangan anggaran pada tahun 2016.

“Dengan demikian kita telah menggunakan sementara Dana Reboisasi sebesar 124,9 milyar rupiah lebih yang seharusnya diembalikan pada tahun 2017,namun karena Tahun 2017 anggaran daerah masih terbatas dan pada perubahan APBD terjadi penurunan kapasitas anggaran, maka jumlah pengembalian Dana Reboisasi hanya sebesar 44 milyar rupiah dan sisanya akan dialokasikan pada APBD tahun 2018,”kata Zardewan.

Yang merupakan Dana Reboisasi,lanjutnya,sampai dengan tahun 2016 sebesar Rp 182.712.062.788,00 dan dana belum terpakai lainnya sebesar Rp 16.850.647.000,00 . proporsi antara Belanja Tidak Langsung dengan Belanja Langsung adalah sebesar Rp 46,64 % berbanding 53,36%.

“Kami berharap pembahasan KUPA dan PPAS PAPBD tahun 2017 bisa berlangsung cepat, kemudian disepakati didalam Nota Kesepakatan,”ujarnya. ( Rizal ).

(275) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
 
 
 
 
 
Redaksi | Index | Galeri replica watches replica rolex watches
Copyright 2013-2015 PT. Pressindo Multi Media, All Rights Reserved